mau-kerja-atau-jadi-pengusaha

Memilih Bekerja Atau Berwirausaha

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on LinkedInShare on Google+

Indonesia adalah negara yang luas dengan jumlah penduduk yang sangat besar. Jumlah penduduk yang besar merupakan pasar yang besar pula karena setiap orang pasti punya kebutuhan terhadap barang dan jasa. Namun, meskipun memiliki jumlah penduduk yang besar, jumlah pengusaha di Indonesia ternyata lebih sedikit dibanding negara lain di kawasan Asia Tenggara. Jumlah pengusaha di Indonesia masih dibawah 2% dari jumlah penduduk, jauh dibawah Singapura yang sudah mencapai 7%.

Rendahnya jumlah pengusaha yang terjadi karena kultur orang Indonesia yang suka berada di zona aman dan nyaman serta tidak suka mengambil resiko. Hal ini mengakibatkan orang Indonesia lebih suka menjadi pekerja, terutama menjadi pekerja dengan jaminan kesehatan, keselamatan, jaminan hari tua dan lainnya. Bekerja menjadi PNS, TNI, polri  atau pegawai BUMN menjadi pilihan utama kebanyakan orang selain bekerja pada perusahaan swasta. Kultur seperti ini  membuat pertumbuhan pencari kerja terus bertambah lebih besar dari pertumbuhan kesempatan kerja, sehingga banyak pencari kerja yang menjadi pengangguran.

Akibat persaingan ketat untuk mendapatkan pekerjaan, kecurangan dan suap kadang menjadi pilihan bagi sebagian orang untuk mendapatkan pekerjaan. Hal ini cukup ironis mengingat masih banyak peluang terbuka di dunia usaha untuk mendapatkan penghasilan. Potensi pasar yang besar serta sumberdaya alam yang melimpah, masih banyak yang belum terjamah dengan baik. Potensi penghasilan dari berwirausaha sebenarnya jauh lebih baik dari potensi penghasilan sebagai pekerja yang penghasilannya terbatas, tetapi ketakutan mengambil resiko dan “malas” berusaha sendiri membuat banyak orang terpaksa menganggur.

Berkaca  dari apa yang sedang terjadi saat ini, generasi muda seharusnya berpikir untuk menjadi wirausahawan. Ini saat yang baik untuk memulai usaha. Masih banyak peluang terbuka untuk usaha-usaha baru, Baik usaha online maupun offline. Tidak perlu takut untuk gagal, yang penting ada niat, mau bekerja keras dan cerdas serta kreatif. Berwirausaha memang lebih beresiko tetapi juga lebih manjanjikan daripada menjadi sekedar pekerja. Berwirausaha membuka peluang lebih besar untuk menjadi kaya, pekerja sangat susah untuk menjadi kaya kalau tidak mencuri (korupsi).

Menjadi wirausahawan memang tidak selalu mudah. Kendala permodalan, kurangnya keahlian menjadi penghambat pertama untuk memulai suatu usaha, tetapi jika mau belajar, memulai usaha dari usaha kecil sambil terus belajar, sangat berguna untuk memperkecil resiko kegagalan. Memilih berwirausaha atau bekerja memang tidak mudah, tetapi setiap orang harus memilih, dan ada baiknya memilih sesuai dengan apa yang dicari dan apa yang dibutuhkan dalam hidup.

Berwirausaha membuka peluang untuk bisa hidup lebih sejahtera, membuka lapangan kerja dan menjadi wira untuk perekonomian bangsa. Bekerja untuk orang lain membatasi ruang gerak dan membatasi penghasilan. Pepatah lama mengatakan disitu ada kemauan, disitu ada jalan. Pilihan ada di tangan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *